Jumat, 20 Desember 2013

Disinyalir melanggar perda makam UJE akan dibongkar?

Usai direnovasi, makam mendiang Ustad Jefri Al-Buchori atau Uje menuai polemik. Bahkan kabarnya makam yang telah berlapis marmer tersebut akan dibongkar.Makam Uje kini terlihat begitu mewah jika dibandingkan dengan makam lainnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Tengsin, Benhil, Jakarta Pusat. Makam tersebut berlapis marmer hitam dan setinggi pinggang orang dewasa.
Namun, makam tersebut ternyata bertentangan dengan Perda No. 3 Tahun 2007 tentang pemakaman umum.

Hal tersebut juga diakui oleh Sekretaris Kasudin Pemakaman Umum Jakarta Pusat, Lastri . "Iya, memang tidak boleh. Itu ada Perdanya. Maksimal tinggi itu 10 cm. Harusnya hanya rumput ya karena untuk penghijauan," ujar Lastri.Akan tetapi, saat ditanya tentang isu pembongkaran makamyang santer terdengar, Lastri mengaku belum mengetahuinya."Saya tidak tahu kalau soal itu. Sepertinya sih belum ya, masih menunggu keluarga," tuturnya.

Sampai saat ini makam Uje masih ramai didatangi para peziarah. Sejak pagi, ratusan orang terlihat berdoa secara bergantian di sekitar makam yangdipayungi oleh tenda putih tersebut.