Senin, 26 Agustus 2013

Tips memilih HP Android

Tips Memilih Ponsel Android

Apakah anda Sudah memutuskan untuk memiliki sebuah ponsel Android?

Jangan asal memilih dan membeli ponsel, ada beberapa hal yang mesti Anda pertimbangkan dahulu dalam memilih.
Pertimbangan utama tentu harga, karena ponsel ini termasuk kelas ponsel pintar maka harganya pun rata-rata masuk ke dalam kelas menengah ke atas. Jika dana tidak menjadi persoalan, faktor lain juga mesti diperhatikan, mulai dari spesifikasi hardware, fitur, dan sebagainya.

Butuh pertimbangan khusus ketika hendak membeli sebuah ponsel Android. lni dikarenakan semakin banyaknya type baru serta perkembangan sistem Android yang cepat.
Bayangkan saja, dalam setahun direncanakan ada dua versi baru dari sistem operasi tersebut yang akan dirilis. Tantangan memilih Android terletak pada varian pilihan. Android tidak seperti iPhone yang hanya memiliki satu-dua pilihan tipe.Tidak juga seperti ponsel Symbian yang hanya didominasi satu merek ponsel.

Di kalangan Android, ada puluhan seri dan merek ponsel dari berbagai merek, termasuk produk dari vendor-vendor lokal. lnilah beberapa hal yang layak Anda pertimbangkan dalam memilih ponsel Android.

- Fitur Dasar

Beberapa fitur menjadi standar di ponsel Android, seperti kamera, layar sentuh, GPS, dukungan konektivitas mobile, sensor accelerometer, dan radio. Ceklah apakah fitur-fitur dasar tersebut tersedia karena fungsi sistem akan semakin maksimal jika fitur-fitur tersebut tersedia. Jika sudah tersedia, baru Anda mempertimbangkan untuk mencari fitur tambahan lain, seperti misalnya kamera depan untuk video call, sistem operasi terbaru, atau konektivitas jenis baru.
Banyak ponsel Android yang tidak memiliki kamera ini, jadi jika Anda menginginkannya carilah fitur tambahan tersebut. Biasanya, semakin lengkap fitur sebuah ponsel, harganya pun akan mengikuti, alias semakin mahal. Umumnya konektivitas yang tersedia di ponsel Android meliputi Wi-Fl, 3G, dan Bluetooth. Rata-rata ponsel jenis ini pun memiliki fitur GPS untuk mendeteksi koordinat lokasi pengguna dan berguna untuk pemetaan serta navigasi online.

- Merek dan Harga

Pertimbangkan aspek dasar seperti harga dan status barang (bergaransi resmi atau black market) . Awal kemunculannya, ponsel ini dibanderol di nilai kisaran Rp 3,5 juta ke atas, maka kini Anda bisa mendapatkan ponsel Android dengan harga di bawah Rp 2 juta.Tentu saja, soal harga ini tergantung dari kualitas dan fitur yang ditawarkan ponsel tersebut Anda. Anda fanatik ke sebuah merek? Boleh saja memilih seri dari merek yang disukai, namun belum tentu fitur tambahan yang diinginkan tersedia di seri ponsel dari merek tersebut. Selain itu, hal ini juga menyangkut keterbaruan sistem. Maklum, keunggulan Android bukan hanya terletak pada hardware (yang ditonjolkan olah vendor) namun juga sistem operasi, Karenanya, keterbaruan sistem menjadi hal penting dan akan selaluada penyempurnaan dan inovasi baru.

Ketersedian Update OS Android

Yang perlu diingat adalah tidak semua ponsel Android bisa di-upgrade ke versi yang lebih baru. Ini menyangkut kebijakan dan inisiatif dari masing-masing vendor. Ketika Google mengeluarkan versi Android baru, ketersediaan update tersebut untuk penggunanya ada di pihak vendor, bukan Google. Boleh jadi, meski ponsel Anda berfitur bagus namun update sistem tidak dapat dilakukan karena pihak vendor tidak menyediakannya. Sistem Android sendiri memiliki kompatibelitas berbeda untuk masing-masing seri dan merek ponsel. Anda tidak sembarang melakukan upgrade untuk ponsel jenis tertentu dengan menggunakanfirmware milik seri dan merek ponsel Android lain. Langkah cerdas untuk mengatasinya adalah dengan memilih merek ponsel di mana vendornya selalu mengikuti dan menyediakan update firmware sistem Android terbaru.

Sudah ada tujuh versi Android yang sudah dirilis olehGoogle, mulai dari versi 1.1, hingga yang terbaru versi 2.3 (Gingerbread).Versi terbaru tentunya akan memberikan fitur dan kinerja yang lebih balk. Sebaiknya pilih ponsel dengan sistem Android versi anyar, sebab perbedaan kinerja di tiap versi cukup terasa. Jika pun tidak menggunakan sistem terbaru, paling tidak spesifikasi ponsel menyatakan bahwa sistem bawaan ponsel tersebut dapat di-upgrade. Seperti yang dipaparkan sebelumnya, sebaiknya carilah vendor (atau merek) ponsel yang sering melakukan update sistem atau firmware.

Tidak ada komentar: