Kamis, 23 Mei 2013

Jelang final liga champions 2013, Dortmund dilanda masalah cedera pemainnya

Menjelang Final Liga Champions 2013 Kabar buruk menimpa Borussia Dortmund jelang laga final Liga Champions melawan Bayern Muenchen 26 Mei nanti di Stadion Wembley, London.

Dortmund terancam tak bisa memainkan salah satu bek tangguhnya Mats Hummels.



Pelatih Borussia Dortmund Jurgen Klopp menyatakan, Mats Hummels diragukan bisa tampil di final Liga Champions. Sang bek tengah itu mengalami cedera saat Dortmund kalah 2-1 di kandang sendiri di tangan Hoffenheim di laga pamungkas Bundesliga Jerman, Minggu (19/5/2013).

Cedera itu dialami Hummels ketika ia melakukan pelanggaran dan berbenturan dengan Kevin Volland yang menyebabkan tim tamu bisa menyamakan kedudukan lewat penalti pada menit ke-76.
“Kami khawatir tentang Hummels karena final Liga Champions sebentar lagi datang. Kami hanya bisa berharap dia bisa sembuh sebelum laga final datang,” ujar Klopp kepada Sky Sport Deutschland.

Pihak Dortmund belum memberi pernyataan resmi terkait berapa lamanya Hummels harus absen.
Ini akan jadi kerugian besar buat Dortmund jika Hummels sampai absen di laga tersebut. Peranan sang defender selama musim ini seperti tak tergantikan.

Kekalahan dari Hoffenheim juga jadi sinyal buruk buat Dortmund sebelum final Champions dimulai.
Sebelumnya Dortmund juga gagal meraih kemenangan setelah ditahan imbang Wolfsburg juga di pertandingan Bundesliga. Namun demikian, gelandang Dortmund, Marco Reus menggaransi timnya akan segera bangkit pada laga final nanti. Menurutnya tensi tinggi final Champions akan berdampak pada penampilan berbeda timnya.
“Itu menunjukkan bermain dengan kekuatan 99 persen tidak cukup. Saya yakin kami akan memperlihatkan performa berbeda melawan Bayern,” ujar Reus dilansir laman Bundesliga Jerman.

dikubu yang berbeda Bayern Muenchen tampaknya lebih meyakinkan dibandingkan Dortmund. Die Roten mampu menjaga konsistensi penampilan setelah menang 4-3 atas Borussia Monchengladbach sekaligus menutup laga terakhir mereka musim ini dengan gemilang.

Laga itu pun dipastikan menjadi laga terakhir pelatih Jupp Heynckes . Sang pelatih memang memastikan diri meninggalkan Bayern dan pensiun pada akhir musim ini.
“Ini adalah laga terakhir saya di Bundesliga. Disinilah saya memulai segalanya pada 1964. Saya berterimakasih kepada seluruh pemain telah memberikan saya kado indah berupa performa istimewa sepanjang musim,” tuturnya.

Tak bisa menahan emosinya, Heynckes pun menangis saat konferensi pers setelah laga. Musim ini, Bayern memang tampil brilian. Berhasil menjuarai Bundesliga 1 dengan selisih poin mencapai 25 dengan Borussia Dortmund diperingkat kedua, serta masih berpeluang meraih treble karena mencapai laga puncak Liga Champions dan DFB lokal, sangat wajar melihat karier sang pelatih yang sangat panjang di dunia sepak bola.